Ultaaah....!!!
21!!! Fffhhh...
Duuuluuuu... Waktu masih ingusan, pas seragamku masih putih merah, rasanya ingiiin sekali tau bagaimana rasanya menjadi dewasa dan melakukan semuanya sendiri... Penasaran bagaimana seorang wanita memiliki pinggul dan payudara, bagaimana rasanya berhenti bermain petak umpet di pabrik beras, bagaimana rasanya membeli baju sendiri dan menyimpan uang kembalian untuk membeli banyak novel di toko buku, bagaimana rasanya jatuh cinta... Cuiiih...Apa aku telah memberikan jawaban yang memuaskan bagi jiwa kanak-kanakku?
Mmmm... Sepertinya tidak. Karena ternyata hidup begitu rumit dan tidak memberikan rumus yang terpercaya bahkan untuk menghitung kemungkinan dalam pembentukan karakter diri sendiri di masa depan....
Menjadi dewasa ternyata tidak cukup hanya dengan pertambahan usia. Tidak cukup hanya dengan menjadi 17 tahun atau 21 tahun. Tidak cukup hanya dengan memiliki pinggul dan payudara. Tidak dapat hanya dengan memutuskan untuk berhenti bermain petak umpet di pabrik beras. Tidak bisa hanya dengan sebentuk keberanian untuk membeli baju sendiri atau menyimpan kembalian uangnya untuk membeli setumpuk novel pilihan. Tidak juga dengan merasakan jatuh cinta. Sumpah!
Jumat, 16 Oktober 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar